Berita

Peringatan Bulan Bahasa di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo

Dalam rangka memperingati bulan bahasa, SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo atau sering disebut SMA Muhipo mengadakan serangkaian kegiatan yang bertemakan “Bersatu Bangkit dan Tumbuh” yang diikuti oleh seluruh siswa sekolah. Serangkaian kegiatan tersebut diantaranya, jumat bersih, lomba menulis cerpen, puisi, menghias pohon literasi, dan membuat pojok baca di area kelas masing-masing. Kegiatan ini diadakan untuk menumbuhkan kecintaan dalam berbahasa Indonesia, meningkatkan minat baca, dan memberikan pemahaman terkait penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar kepada siswa-siswi SMA Muhipo.

Di SMA Muhipo, pelaksanaan peringatan bulan bahasa tahun ini diadakan Jumat, 29 Oktober 2021 yang bertepatan dengan peringatan hari sumpah pemuda. Tahun ini merupakan peringatan bulan Bahasa yang kedua kalinya. Peringatan pertama bulan Bahasa di SMA Muhipo diadakan pada bulan oktober 2019 dan sempat vakum pada tahun 2020 dikarenakan pandemi. Pada awalnya kegiatan ini diprakarsai oleh tim literasi SMA Muhipo yang diketuai oleh Dra. Dian Aksanti, M.Pd. yang beranggotakan guru bidang bahasa.

Kegiatan diawali dengan jumat bersih yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Setelah itu, siswa kembali ke kelas masing-masing mempersiapkan perwakilannya untuk mengikuti lomba menulis cerpen dan puisi. Untuk lomba cerpen, setiap kelas wajib mengirimkan 1 perwakilannya. Kriteria penilaian lomba cerpen antara lain, originalitas karya dan tidak sedang diikutkan lomba lain. Lomba cerpen diadakan di Lab Komputer dan cerpen harus ditulis ditempat.

Sementara itu, untuk lomba menulis puisi setiap kelas wajib mengirimkan 2 perwakilan, 1 siswa dan 1 siswi. Lomba menulis puisi diadakan di Sport Hall dan tema serta kertas media tulis disediakan oleh panitia. Kriteria penilaian lomba puisi antara lain, originalitas karya, keindahan dan kerapian dalam menulis, serta desain karya.

Sementara yang lainnya mempersiapkan pojok baca dan membuat karya tulis untuk pohon literasi. Pojok Baca dalam ruang kelas diwajibkan minimal terdapat 5 buku bacaan pada setiap kelas. Dari pojok baca tersebut diharapkan dapat menumbuhkan minat baca siswa karena didukung dengan suasana membaca dalam kelas. Buku-buku yang diletakkan pada pojok baca tersebut merupakan buku yang dibawa siswa-siswi dari rumah masing-masing. Karya tulis yang dipajang pada pohon literasi dalam bentuk 3 dimensi dapat berupa puisi, kata mutiara, gurindam, pantun, anekdot dan lain-lain. Kriteria penilaian untuk pohon literasi adalah keunikan dan keindahan karya, serta kreatifitas karya dan desain.

Peringatan bulan Bahasa di SMA Muhipo ini siswa diharapkan bisa berbahasa dengan baik dan benar, menyalurkan kemampuan diluar membaca buku pelajaran, kecintaan dalam berbahasa, meningkatkan minat baca dan budaya baca. “Diharapkan anak-anak bisa menyalurkan bakatnya melalui kegiatan ini.” Imbuh Bu Dwi Siluk Maharani selaku Waka Humas SMA Muhipo.

(Tim Ekstra Jurnalistik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.