SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo (SMA MUHIPO) sukses menyelenggarakan Muhipo Pencak Silat Competition 2026, ajang pencak silat antar sekolah yang untuk pertama kalinya digelar di Ponorogo. Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA sederajat, dan berlangsung selama 29–31 Januari 2026 bertempat di halaman SMA MUHIPO.

Antusiasme peserta sangat tinggi. Panitia awalnya menargetkan 300 peserta, namun hingga penutupan pendaftaran jumlah peserta melonjak tajam hingga 617 siswa. Tingginya minat tersebut tidak lepas dari konsep kompetisi yang unik, yakni pertandingan murni antar sekolah tanpa membawa atribut perguruan pencak silat tertentu. Seluruh atlet diwajibkan menggunakan atribut IPSI, sehingga kompetisi berjalan netral, adil, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Menariknya, Muhipo Pencak Silat Competition 2026 menerapkan sistem penilaian berbasis digital scoring. Melalui sistem ini, hasil penilaian dapat disaksikan secara langsung oleh publik, baik oleh penonton di arena maupun ofisial pertandingan. Penerapan digital scoring ini menjadi langkah inovatif untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan dalam setiap pertandingan yang berlangsung.

Gelaran perdana ini mendapat apresiasi dari Pengurus Provinsi (Pengprov) IPSI serta Pengurus IPSI Kabupaten Ponorogo. Mereka menilai kejuaraan ini sebagai terobosan positif dalam pembinaan atlet pencak silat usia pelajar sekaligus sebagai model kompetisi yang profesional dan terbuka.
Acara pembukaan dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026, pukul 15.30 WIB, bertempat di Sporthall SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Ponorogo, Dandim Ponorogo, Sekretaris IPSI Ponorogo, serta Ketua Lembaga Pengembangan Olahraga PDM Ponorogo, sebagai bentuk dukungan lintas institusi terhadap pengembangan olahraga pencak silat pelajar.
Secara resmi, kompetisi ini dibuka oleh Sekretaris IPSI Kabupaten Ponorogo, H. Amrizal, S.T. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo yang berani menghadirkan kejuaraan pencak silat pelajar dengan sistem modern dan transparan, serta berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin dalam pembinaan atlet muda di Kabupaten Ponorogo.
Melalui Muhipo Pencak Silat Competition 2026, SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo tidak hanya menghadirkan ajang kompetisi, tetapi juga membangun ekosistem olahraga pelajar yang berintegritas, profesional, dan berorientasi prestasi, sekaligus melahirkan jawara-jawara muda masa depan.
#Anton Mukminin




