Berita

Syiar Milad Muhammadiyah ke-109 di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo

Majelis Dikdasmen PDM Ponorogo, pada hari Sabtu tanggal 20 November 2021, mengadakan kegiatan jalan sehat serta pendirian stand vaksinasi di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo atau akrab disebut sebagai SMA Muhipo. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka peringatan Syiar Milad Muhammadiyah yang genap berusia 109 tahun pada Kamis, 18 November 2021 lalu. Kegiatan jalan sehat diikuti oleh guru dan karyawan sekolah Muhammadiyah se- Kabupaten Ponorogo.

Dalam kegiatan Syiar Milad Muhammadiyah ini, SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo kedatangan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang turut memeriahkan serta membuka kegiatan Syiar Milad Muhammadiyah yang ke-109 ini dengan memberikan sambutannya. Tidak hanya Bupati Ponorogo yang menghadiri kegiatan ini. Akan tetapi, ketua Dikdasmen Kabupaten Ponorogo, dan ketua PDM Ponorogo, juga turut hadir untuk memberikan sambutan dan memeriahkan peringatan Milad Muhammadiyah kali ini.

Kegiatan jalan sehat dimulai pukul 07.00 WIB dengan titik pemberangkatan yang dimulai dari SD Muhammadiyah 1 Ponorogo. Dilanjut menuju Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan Gajah Mada, Jalan Juanda, Jalan Suromenggolo, dan finish yang bertempatan di SMA Muhipo. Sesampainya di halaman SMA Muhipo, peserta jalan sehat akan disuguhi dengan berbagai stand bazar yang didirikan oleh Bapak/Ibu Guru sekolah Muhammadiyah se- Kabupaten Ponorogo. Bazar tersebut menjual berbagai macam makanan, minuman, jajanan, aksesoris, dan masih banyak lagi. Adanya stand bazar ini turut menambah kemeriahan Syiar Milad Muhammadiyah kali ini serta dapat menambah pemasukan sekolah-sekolah yang mempunyai potensi usaha. “Adanya stand bazar ini juga dapat menjadikan wadah bagi sekolah yang memiliki market sehingga dapat dipublikasikan di sini. Dan tentunya adanya bazar ini bisa bermanfaat bagi orang banyak.” Ujar Bu Maya, salah satu guru yang mendirikan stand bazar di SMA Muhipo.

Tidak hanya sampai disitu, seusai kegiatan jalan sehat terlaksana, diadakan pengundian kupon untuk memenangkan hadiah berupa sepeda, kulkas, tv, serta mesin cuci yang merupakan sumbangan dari Bapak Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Kegiatan pengundian kupon ini diselingi dengan hiburan berupa tarian, dan unjuk vokal yang dilakukan oleh siswa-siswi SMA Muhipo sebagai tuan rumah penyelenggaraan acara Syiar Milad kali ini. Akan tetapi, menurut informasi yang didapat ada beberapa siswa SD Muhammadiyah 1 Ponorogo yang turut mengisi hiburan pada kegiatan tersebut dengan menyanyikan beberapa lagu.

Diharapkan dari kegiatan ini dapat menghilangkan kejenuhan Bapak/Ibu Guru karena selama lebih dari satu tahun ini melakukan pembelajaran daring dan jarang bersosialisasi antar satu sama lain dikarenakan adanya pandemi COVID-19 ini. Selain itu, jika ditinjau dari segi kesehatan, pengadaan jalan sehat ini juga bisa meningkatkan imunitas yang saat ini sangat dibutuhkan agar tidak mudah terserang penyakit pada masa Pandemi Covid-19 ini. “Selain untuk menyemarakkan Milad Muhammadiyah serta memfasilitasi siswa serta Bapak/Ibu Guru yang belum vaksin, kegiatan ini juga merupakan momentum bersosialisasi dan temu kangen antar Bapak/Ibu Guru. Selain itu, jalan sehat kan juga bisa meningkatkan imunitas.” Ujar Ibu Dwi Siluk Maharani selaku Waka Humas SMA Muhipo.

Syiar Milad ke-109 tahun ini terbukti meriah. Walaupun masih dalam suasana pandemi, tidak menyurutkan semangat Bapak/Ibu guru dalam memeriahkan hari jadi Muhammadiyah yang sudah berdiri sejak 109 tahun yang lalu. Ibu Sri Rejeki, yang merupakan guru dari BA Aisyiyah Mlarak 2 sekaligus peserta jalan sehat mengatakan bahwa beliau merasa sangat senang bisa mengikuti jalan sehat ini karena bisa bertemu dan melakukan refershing bersama Bapak/Ibu guru yang lain. Beliau juga berharap semoga pandemi ini segera berakhir sehingga kita bisa kembali ke tatanan kehidupan normal seperti sedia kala.

“Acaranya meriah, menyenangkan juga. Walaupun masih dalam kondisi pandemi. Akhirnya kita bisa melaksanakan peringatan Milad Muhammadiyah yang ke-109 dengan meriah dan menyenangkan seperti ini.” ujar peserta jalan sehat yang juga merupakan guru sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Ponorogo.

(Karima dan Pramesti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.